Kesiapsiagaan Pra Bencana Banjir pada Lansia
Persiapan pra bencana bertujuan untuk mengurangi risiko cedera, penyakit, dan kematian pada
lansia saat terjadi banjir. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
A. Kenali Risiko Banjir di Lingkungan
- Ketahui apakah rumah berada di daerah rawan banjir.
- Pantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG, BPBD, atau pemerintah setempat.
- Kenali jalur evakuasi dan lokasi pengungsian terdekat.
B. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
- Pastikan kondisi kesehatan lansia terkontrol.
- Lakukan pemeriksaan rutin bagi lansia dengan penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, atau asma.
- Catat riwayat penyakit, alergi, dan obat-obatan yang dikonsumsi.
C. Siapkan Tas Siaga Bencana
Tas siaga sebaiknya mudah dijangkau dan berisi:
- Obat rutin untuk 3–7 hari.
- Salinan resep obat.
- KTP, KK, kartu BPJS, dan dokumen penting dalam plastik kedap air.
- Air minum dan makanan siap saji.
- Pakaian ganti, selimut, dan perlengkapan mandi.
- Senter, baterai cadangan, peluit, masker, dan hand sanitizer.
- Kacamata, alat bantu dengar, tongkat, atau alat bantu lainnya bila diperlukan.
D. Persiapkan Rumah
- Pindahkan barang berharga dan dokumen ke tempat yang lebih tinggi.
- Simpan obat-obatan di tempat yang aman dan mudah dibawa.
- Periksa instalasi listrik dan ketahui cara mematikan aliran listrik.
- Bersihkan saluran air di sekitar rumah agar tidak tersumbat.
E. Susun Rencana Evakuasi
- Tentukan jalur evakuasi yang paling aman.
- Tentukan tempat berkumpul jika harus meninggalkan rumah.
- Pastikan setiap lansia memiliki pendamping saat evakuasi.
- Simpan nomor telepon keluarga, tetangga, tenaga kesehatan, dan petugas BPBD.
F. Latihan Kesiapsiagaan
- Latih lansia mengenali bunyi peringatan bencana.
- Simulasikan cara membawa tas siaga dan menuju lokasi evakuasi.
- Ajarkan lansia untuk segera mengikuti arahan petugas ketika terjadi banjir.
G. Jaga Kondisi Fisik dan Mental
- Konsumsi makanan bergizi dan cukup minum.
- Tetap aktif berolahraga ringan sesuai kemampuan.
- Berikan dukungan emosional agar lansia tidak merasa cemas berlebihan terhadap ancaman banjir.
H. Libatkan Keluarga dan Masyarakat
- Pastikan keluarga mengetahui kebutuhan khusus lansia.
- Tetangga dan kader kesehatan dapat membantu memantau kondisi lansia, terutama yang tinggal sendiri.
- Utamakan evakuasi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak.