Sebelum Bencana (Kesiapsiagaan)
1) Identifikasi Jalur Evakuasi yang Ramah Lansia
• Pastikan rute evakuasi dari rumah menuju titik kumpul aman dari hambatan fisik (tidak terlalu terjal, tidak penuh tangga tinggi, dan memiliki permukaan jalan yang stabil).
• Ketahui lokasi Tsunami Vertical Shelter (gedung evakuasi vertikal) terdekat jika jarak ke dataran tinggi terlalu jauh.
2) Sistem Pendukung (Buddy System)
• Tunjuk anggota keluarga, tetangga, atau relawan setempat yang bertugas khusus untuk membantu evakuasi lansia tersebut saat alarm berbunyi. Jangan biarkan lansia tinggal sendiri tanpa sistem pemantauan dari lingkungan sekitar.
3) Menyiapkan Tas Siaga Bencana Khusus Lansia
• Obat-obatan rutin (minimal untuk persediaan 7 hari) dan salinan resep dokter.
• Alat bantu (kacamata cadangan, baterai alat bantu dengar, atau tongkat lipat).
• Dokumen medis penting (catatan riwayat penyakit, alergi, dan nomor kontak dokter/keluarga).
• Popok dewasa (jika diperlukan) dan makanan lunak/nutrisi khusus.
4) Modifikasi Lingkungan Rumah
• Atur tempat tidur lansia di lantai dasar (jika rumah bertingkat) dan posisikan sedekat mungkin dengan pintu keluar.
• Pastikan jalur menuju pintu keluar bebas dari perabotan besar yang mudah roboh akibat gempa bumi (yang biasanya memicu tsunami).